Lampung Timur – Universitas Nahdlatul Ulama Lampung menyelenggarakan kegiatan pembekalan magang kepada mahasiswa sebagai upaya mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun secara langsung ke dunia kerja. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses akademik yang bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai etika profesi, budaya kerja, kompetensi teknis, serta kesiapan mental dalam menghadapi lingkungan kerja yang sesungguhnya.
Kegiatan pembekalan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi yang akan melaksanakan program magang pada sejumlah instansi pemerintah, perusahaan, lembaga pendidikan, maupun mitra industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan magang, tata tertib, administrasi, penyusunan laporan, hingga strategi membangun komunikasi dan kerja sama yang baik di tempat magang.
Dalam sambutannya, pimpinan Universitas Nahdlatul Ulama Lampung yang disampaiakn Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan menegaskan bahwa program magang bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan sarana pembelajaran nyata untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan. Mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan profesionalisme, menjaga etika, memiliki kemampuan beradaptasi, serta membawa nama baik almamater di lingkungan kerja.
“Magang merupakan momentum bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari dunia kerja. Selain mengasah kompetensi akademik, mahasiswa juga dituntut memiliki integritas, disiplin, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, serta mampu bekerja sama dalam tim,” disampaikan dalam sambutan kegiatan.
Pada sesi pembekalan, peserta memperoleh materi yang disampaikan oleh LPPM UNU Lampung mengenai teknis pelaksanaan magang, hak dan kewajiban mahasiswa, sistem monitoring dan evaluasi, penyusunan laporan akhir, serta pentingnya menjaga keselamatan dan kesehatan kerja selama menjalankan aktivitas magang. Selain itu, mahasiswa juga dibekali wawasan mengenai pengembangan soft skills yang meliputi kepemimpinan, etika profesi, manajemen waktu, pemecahan masalah, dan kemampuan beradaptasi dengan budaya organisasi. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, sesi diskusi, serta tanya jawab sehingga mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang komprehensif terkait pelaksanaan magang. Kegiatan dilaksanakan 2 sesi yakni sesi 1 diikuti mahasiswa FKIP dan FEB selanjutnya sesi 2 diikuti mahasiswa FASTEK dan FP3.
