Sejumlah dosen di Universitas Nahdlatul Ulama Lampung kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil meraih pendanaan hibah tahun 2026 dari Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran/Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM). Keberhasilan ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas riset dan pengabdian yang dilakukan dosen, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat melalui inovasi berbasis ilmu pengetahuan.
Pada skema penelitian, tiga judul berhasil memperoleh pendanaan. Penelitian yang diketuai oleh Eny Ivan’s, S.P., M.Sc. mengangkat topik optimalisasi teknologi RUBUHA untuk mereduksi hama tikus melalui pendekatan berbasis analisis data. Program ini diarahkan untuk menghasilkan metode pengendalian hama yang lebih efektif dan ramah lingkungan, sehingga mampu mendukung produktivitas pertanian sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.
Penelitian lainnya dipimpin oleh Endang Sri Utami, S.Pi., M.Si. yang berfokus pada pemanfaatan limbah pertanian lokal sebagai bahan substitusi dalam formulasi pakan ikan nila. Program ini diharapkan dapat menghasilkan pakan alternatif yang lebih ekonomis dan berkelanjutan, sehingga dapat membantu pembudidaya menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan ikan.
Sementara itu, penelitian yang diketuai oleh M. Arman Al-Jufri, S.Ag., M.Ag. menyoroti isu harmoni antarumat beragama dalam konteks media digital. Kajian ini berupaya memahami praktik komunikasi keagamaan di ruang digital serta memperkuat nilai moderasi beragama melalui pendekatan edukatif yang relevan dengan perkembangan teknologi informasi.
Selain bidang penelitian, keberhasilan juga diraih pada skema pengabdian kepada masyarakat. Program yang diketuai oleh Novia Ambar Sari, S.P., M.Si. berfokus pada peningkatan kemandirian pangan di lingkungan pondok pesantren melalui edukasi agribisnis terpadu. Kegiatan ini melibatkan pelatihan pengelolaan ternak serta pengolahan produk ikan higienis sebagai unit usaha produktif yang berpotensi meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren.
Program pengabdian berikutnya dipimpin oleh Endang Sri Utami, S.Pi., M.Si. yang mengembangkan pemanfaatan teknologi Solar Tunnel Dryer (STD) untuk produksi pakan ikan mandiri. Melalui penerapan teknologi pengering tenaga surya tersebut, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi pakan dan mengurangi ketergantungan pada pakan komersial.
Adapun program pengabdian yang diketuai oleh Dr. Frendi Maulana, S.Pd., M.Si. mengusung pendekatan ekonomi sirkular melalui integrasi teknologi pirolisis dan fermentasi bokashi. Program ini bertujuan mengolah limbah organik menjadi pupuk dan pestisida ramah lingkungan yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh kelompok tani, sehingga mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi dosen lintas bidang yang tergabung dalam masing-masing tim. Sinergi ini menunjukkan bahwa kolaborasi multidisiplin menjadi kekuatan penting dalam menghasilkan inovasi yang mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat.
Rektor UNU Lampung H. M. Miftahudin, S.Ag., M.Sy. menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para dosen. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, komitmen, dan semangat untuk terus meningkatkan mutu akademik.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para dosen yang telah berhasil memperoleh pendanaan hibah DPPM Tahun 2026. Ini bukan hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga tentang bagaimana keilmuan yang dimiliki dosen dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi dosen lainnya untuk terus berkarya dan menghadirkan inovasi yang berdampak luas,” ujar Rektor.
Dengan diraihnya pendanaan hibah ini, UNU Lampung diharapkan terus memperkuat budaya riset dan pengabdian yang berorientasi pada solusi nyata bagi masyarakat. Program-program yang dijalankan tidak hanya menjadi sarana pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan.
