Lampung Timur — Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang edukatif dan penuh nilai kemanusiaan, Mahasiswa Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Universitas Nahdlatul Ulama Lampung menyelenggarakan kegiatan Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan bersama siswa-siswi dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Lampung Timur sebagai bentuk penguatan nilai inklusivitas, kepedulian sosial, dan pendidikan karakter.
Kegiatan dilaksanakan di UNU Lampung pada pada (11/03/2026) dengan diawali acara pembukaan yang dihadiri oleh Wakil Rektor I UNU Lampung, mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS UNU Lampung, para guru pendamping, serta siswa-siswi SLB Lampung Timur. Dalam sambutannya, koordinator mahasiswa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus wujud implementasi nilai-nilai kepedulian dan kebermanfaatan yang diajarkan dalam program Beasiswa Cendekia BAZNAS.

Wakil Rektor UNU Lampung Yunita Subarwanti, S.Si., M.Si. juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bernilai edukatif, tetapi juga penuh dengan semangat kemanusiaan.
Ia menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai insan akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu membawa manfaat bagi masyarakat luas.
“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa belajar untuk berbagi, menumbuhkan empati, serta membangun kepedulian sosial. Kami sangat mengapresiasi program dari Beasiswa Cendekia BAZNAS yang telah menghadirkan kegiatan penuh makna bersama anak-anak luar biasa di SLB Lampung Timur,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SLB Lampung Timur yang diwakili Bapak Ketut, S.Pd. dalam sambutannya juga menyampaikan rasa terima kasih dan kebahagiaan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi para siswa.
“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa BCB UNU Lampung yang telah berbagi kebahagiaan dengan anak-anak kami. Kegiatan seperti ini sangat berarti bagi mereka karena memberikan ruang untuk berekspresi, berinteraksi, dan merasakan kebersamaan di bulan Ramadhan,” ujarnya.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan lomba mewarnai yang diikuti oleh para siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Para peserta tampak antusias mengikuti lomba tersebut dengan penuh semangat. Melalui kegiatan ini, para siswa dapat mengekspresikan kreativitas mereka melalui warna-warna cerah yang menggambarkan kegembiraan dalam menghiasi bulan suci Ramadhan. Para mahasiswa juga turut mendampingi dan memberikan semangat kepada para peserta selama kegiatan berlangsung.
Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan kultum Ramadhan yang disampaikan oleh Dr. Roro Fatikhin, S.Hum., M.Hum. Dalam kultumnya disampaikan pesan tentang pentingnya rasa syukur, kepedulian terhadap sesama, serta semangat berbagi di bulan yang penuh berkah ini dan mengisi kegiatan di bulan ramadhan dengan penuh keikhlasan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan antara mahasiswa dan anak-anak SLB, sekaligus mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan.
Dengan harapan kegiatan Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan dapat menghadirkan kebahagiaan serta semangat bagi anak-anak luar biasa di Lampung Timur. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen mahasiswa dalam menebarkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan kebermanfaatan bagi masyarakat. (Humas)
