Coming Soon New Normal UNU Lampung

Nasir ( Rektor UNU Lampung )

Universitas Nahdlatul Ulama Lampung (UNU Lampung) diselenggarakan berdasarkan Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 serta akidah Islam Rahmatan Lil’alamin Islam yang dikembangkan oleh Perkumpulam Nahdlatul Ulama, sehingga menghasilkan lulusan yang berkompeten dalam bidang sainstek, berjiwa kewirausahaan dalam mewujudkan peradaban Islam yang modern.


Ditengah jumlah kasus virus corona belum mengalami penurunan, terjadi “The greatest danger in times of turbulence is not the turbulence itself, but to act with yesterday’s logic.” New time (new normal), new need and new solutions”

Sektor pendidikan tinggi perlu berinovasi melakukan rekonstruksi penyelenggaraan layanan pendidikan yang berkelanjutan. Oleh karenanya UNU Lampung harus tetap survive dan tumbuh berkembang dalam NEW NORMAL EDUCATION.

Konsep yang harus diexplorasi adalah
المحافظة على القديم الصالح والاخذ بالجديد الاصلح
UNU Lampung melakukan innovasi:

Pertama merubah dari How to Growth menjadi How to Survive yakni TO RESPOND dengan menciptakan Manage continuity, TO RECOVER dengan Learn and emerge stronger, TO THRIVE dengan Prepare for the next normal.

Kedua, melakukan Perubahan (transformasi) dalam mengelola UNU Lampung melalui pengembangan konsep Hybrid system most compatible and advantages. Hal ini dilakukan dengan: 1) menyiapkan UNU Platform dalam pembelajaran (memanfaatkan ekspansi existing paltform) untuk nenjaga UNU tetao sinergi. 2) melakukan pembatasan jumlah mahasiswa dan aktifitas akademik (tetapkan mata kuliah tatap muka dan online), Investasi cyber space infrastructure, Cost structure, dan Sistem belajar mengajar dan Perilaku organisasi serta sosial civitas akademika. 3) Redefinisi Kurikulum untuk mengelola perubahan dan melakukan RECOVERY dengan cepat.

Skenario new normal UNU Lampung. Skenario ini menitikberatkan pada perubahan budaya civitas akademika untuk berperilaku hidup beradaptasi dengan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan, sehingga layanan akademik dibuka kembali yang meliputi proses pengajaran dan pembelajaran, dosen, hingga kondisi finansial termasuk pembelajaran online  dan penyelesaian perkuliahan secara daring serta kelulusan akan dilakukan secara virtual (tanpa seremonial formal).

Tanggung jawab terhadap pergeseran ini yaitu: 1) pembelajaran online  menjadi tantangan besar pihak universitas. 2) mengembangkan standar pembelajaran online yang layak agar mampu memfasilitasi consumer needs (mahasiswa). 3)dosen dituntut memberikan effort lebih untuk melek teknologi dan menjadi kreator konten edukasi yang kreatif.

Hal ini dilakukan tentunya untuk peningkatan scholarly productivity  UNU Lampung. Beberapa langkah yang dilakukan dengan membentuk task force team sebagai nerve center. Pembentukan tim kerja yang fokus untuk melakukan perencanaan dan pengelolaan meliputi;

Pertama, melakukan analisis kondisi kampus pada umumnya dan online learning pada khususnya. 1) apa yang urgent untuk dilakukan, 2) apa yang harus dilakukan dengan cepat guna merespons consumer needs. 3) untuk mendesain portofolio actions (baik jangka pendek maupun jangka panjang), 4) menyampaikan rencana dan merespons tanggapan secara fleksibel dan efisien.

Kedua, memperhatikan kebutuhan mahasiswa, dosen, dan ketahanan finansial. UNU perlu memperhatikan kebutuhan yang diperlukan oleh mahasiswa untuk optimalisasi standar pendidikan berbasis online. Mahasiswa membutuhkan pengalaman belajar secara online yang menarik, sehingga perlu disediakan konten edukasi yang mampu meningkatkan minat dan kreator mata kuliah yang diambil. Salain itu ketahanan finansial dengan mengembangkan bisnis konsultasi yang bekerja sama dengan industri.

Ketiga, pendaftaran mahasiswa baru dan proses pengajaran tahun akademik. Perlu melakukan perencanaan pada tahun ajaran berikutnya untuk mengelola aktivitas mahasiswa dan khususnya sebagai pusat informasi bagi mahasiswa yang berpotensi tidak mendaftar dan tidak registerasi. Hal ini dilakukan agar pengajaran lebih fleksibel, terukur, berbiaya rendah, dan yang terpenting adalah yang menarik.

Dengan demikian melalui New Normal UNU Lampung yang efektif, UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA LAMPUNG tetap SURVIVE untuk masyarakat Indonesia.