PTNU Menyambut Pendidikan Tinggi Vokasi

Dr. Nasir, M.Pd.
Rektor UNU Lampung

Lampung Timur ( 21/2/2020) Pengembangan Perguruan Tinggi Vokasi pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menjadi ranah Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi. Rektor UNU Lampung memaparkan keinginan beberapa PCNU di Lampung yang membutuhkan pendampingan. Menyebut kibijakan tersebut dilakukan pendampingan proses pendirian Politeknik Nahdlatul Ulama (PNU) Lampung, PNU Tulang Bawang, PNU Pesawaran, PNU Tulang Bawang Barat.

Dirjen Pendidikan Vokasi membidangi Direktorat Menengah Kejuruan, Direktorat Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi, Direktoral Kursus dan Pelatihan, dan Direktorat Kemitraan dan Penyelesaian dengan Dunia Industri. Pada saat ini tersedia Politeknik Negeri dan Akademi Komunitas sebanyak 47 Satuan Kerja.
Isu Strategis saat ini bahwa Sistem pendidikan dan pelatihan vokasi saat ini belum menghasilkan lulusan yang memadai dan memenuhi syarat untuk melakukan pekerjaan dengan keterampilan tinggi. Sistem pebdidikan menghasilkan cukup banyak lulusan semi-terampil, sementara pasar kerja memiliki kapasitas yang terbatas untuk menyerap lulusan tersebut. Pengembangan bidang keahlian di lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi belum sejalan dengan kebutuhan industri dan belum merespon kebutuhan pasar.
Revitalisasi pendidikan Tinggi Vokasi meliputi: 1) Pengembangan SDM terdiri dari pelatihan dosen bersertifikasi industri, Pelatihan teknisi bersertifikat industri, Pelatihan direktur poltek sbg CEO, Penunjukan lembaga Monev pelaksanaan pelatihan, Pemberian sertfikat
layak kerja. 2) Bidang Industry to Campus terdiri dari Pembentukan Forum Pengarah Vokasi Bidang: Revisi Standar Nasional Pendidikan Vokasi, Perumusan kompetensi lulusan, Penyusunan kurikulum, Penyediaan
Dosen industri, Penyediaan tempat
magang, Pembuatan
instrument akreditasi, Pelaksanaan
akreditasi. 3) Kelembagaan terdiri dari Pengembangan program SMK 4 tahun dan 5 tahun, Pengembangan Universitas Teknologi/Terapan sebagai penjelmaan dari poltek, Perubahan Poltek menjadi BLU/PTNBH akreditasi. 4) Perbaikan Akreditasi/Sertifikasi terdiri dari Pembuatan instrument akreditasi melibatkan Forum, Pelaksanaan akreditasi melibatkan Forum, Perumusan kompetensi lulusan melibatkan Forum, Pembuatan
interumen sertifikasi
melibatkan Forum, Pemberian Sertfikat
Layak Kerja oleh forum. Dan 5) Pelatihan Industri terdiri dari Pelatihan kepada industry dalam rangka perumusan kurikulum, Workshop dengan
industry dalam rangka perumusan kurukulum, Pelatihan kepada
rangka proses pemagangan.