PEMIRA BEM UNU LAMPUNG DAMAI, PROFESIONAL, DEMOKRATIS DAN BERAKHAK

Lampung Timur 13/12/2018, Pemilu Raya Pemilihan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa telah terpilih pasangan Muhammad Nurrohman  Y.A. dengan Annisa Rizkyta dan menunggu penetapan Rektor. Pemira ini mengedepankan Akhkak Mahasiswa Nahdlatul Ulama, tegas Rektor UNU Lampung.
Akhlak merupakan hal yang amat fundamental dalam karakter sivitas akademika UNU. Misi agama Islam adalah untuk menyempurnakan akhlak. Akhlak setidaknya terbagi menjadi tiga, yakni akhlak manusia kepada Allah, akhlak individu manusia kepada masyarakat dan alam, serta akhlak manusia kepada dirinya sendiri.

Kemuliaan mahasiswa UNU dicerminkan oleh kemuliaan akhlaknya. Organisasi kemahasiswaan akan berjalan dengan baik bila pengurusnya memiliki akhlak yang baik. Perbedaan fakultas, Program studi, organisasi ekstra ksmpus, status sosial, popularitas tak menjamin organisasi terhormat bila mereka tidak nengedepankan akhkanya misalnya, gemar merendahkan mahasiswa lain, menyakiti, berbuat sewenang-wenang, dan sesama mahasiswa. 

Kewajiban mahasiswa adalah mempedulikan etika sosial. Pesan tersebut agar mahasiswa mengedepankan nilai nilai Islam rahmatan lil’akamin di mana pun berada: di kampus, masjid, di sawah, di jalan, di pasar, di warung, di lembaga pendidikan, di forum dakwah, dan lain sebagainya. Mshasiswa harus selalu berupaya menunjukkan perbuatan yang lebih baik.

Pergaulan sosial yang baik, berarti mahasiswa akhlaknys baik. Hal ini menandakan bahwa mahasiswa sesungguhnya potensial berbuat buruk kepada sesamanya. Karena memang sejatinya manusia punya dua kecenderungan akhlak, yakni terpuji dan tercela.

Mahasiswa cenderung berlaku tercela ketika nafsu lebih menguasai daripada hati nuraninya. Egoisme atau kepentingan untuk memuaskan diri sendiri atau golongan sering kali membuat kita lupa diri kepada hak-hak orang lain, meremehkan orang lain, memojokkan orang lain, bahkan mezalimi orang lain.

Bagaimana pengejawantahan husnul khuluq (akhlak yang baik) penghargaan yang tinggi mahasiswa untuk mewujudkan kehendaknya selama kehendak itu tidak bertentangan dengan nilai nilai Islam rahmatan lil’alamin. Tidak selalu pemahaman, kebiasaan, dan kebudayaan kita sejalan dengan pemahaman, kebiasaan, dan kebudayaan orang lain. Di sinilah pentingnya seseorang “mengorbankan” egoisme diri untuk kehidupan yang harmonis dalam kehidupan kampus.

Cara membumikan Islam Islam rahmatan lil’alamin di bumi Nusantara kita bisa ikuti jejak walisongo. Wali Songo yang mempunyai wawasan fiqih dan tasawuf secara mendalam tak serta merta melarang tradisi dan kebudayaan yang berkembang di Nusantara. Tentu mereka sadar ada beberapa aspek yang tak sesuai dengan syariat, tapi toh dengan bijaksana mereka tetap menghormati nilai-nilai lokal, mengikutinya, lalu mengisinya dengan nilai-nilai Islam secara bertahap.

Mahasiswa perlu menjunjung tinggi prinsip memanusiakan manusia, menghargai proses, rendah hati, dan bergaul sesama dengan sudut pandang kasih sayang. Mahasiswa perlu menghargai tradisi lokal, karena memang menyalahi ketentuan wa khâliqin nâsa bi khuluqin

“Berakhlak yang baik adalah mengikuti konsensus/tradisi dalam segala hal selama bukan tidak bertentangan dengan nilsi-nilai Islam.” Pengertian ini berangkat dari kecerdasan para ulama kita bahwa masyarakat punya kebudayaan atau tradisi yang berbeda beda.

Karena sangat menghargai kearifan budaya yang berkembang, berakhlak yang baik itu menghindari gampang memvonis sesat orang lain, menuduh munafik, dan menuduh syirik, dan lain sebagainya. Kita boleh memegang kuat-kuat prinsip yang kita yakini, tapi tak seharusnya itu mengoyak kedamian atau menimbulkan keributan yang tak perlu di tengah kampus. Tujuan organisasi kemahasiswaan yang baik pun harus disalurkan dengan cara atau akhlak yang baik pula.

Pemilihan BEM UNU Lampung merupakan pesta demokratis mahasiswa yang sportif. Kampanye adu Visi, adu program yang di kedepankan. Namun mahasiswa unu sangat cerdas, sebaik apapun prigram tetap dipilih profil akhlak pemimpin yang terbaik diantara yang memang baik. Semoga kita BEM UNU Lampung mampu menjaga akhlak dan tradisi akademik kampus dibumi nusantara.

Permanent link to this article: http://unulampung.ac.id/?p=2571